Penemuan kereta api pertama di dunia diilhami dari penggunaan kereta wagonway atau gerobak bertenaga kuda yang dahulu digunakan sebagai gerobak pengangkut. Wagonway pertama digunakan di Jerman pada tahun 1550 sebagai kereta pengangkut hasil tambang. Wagonway ini memanfaatkan rel kayu primitif, yaitu berupa jalan yang pinggirnya dipagari pagar-pagar kayu. Hal ini berfungsi agar wagonway dapat bergerak sesuai jalur dan bergerak lebih mudah. Pada awal abad ke-18, penggunaan wagonway telah mengalami peningkatan yang cukup drastis, wagonway telah digunakan di banyak daerah di dunia yang sebagian besar digunakan dalam pengangkutan batu bara. Wagonway mengalami perkembangan yang cukup signifikan sepanjang abad ke-18. Karena penggunaan wagonway dirasa kurang optimal, yang antara lain diakibatkan oleh tenaga kuda yang sangat terbatas, wagonway kemudian mengalami perkembangan menjadi dandy wagon. Dandy wagon adalah semacam kereta pengangkut yang memungkinkan kereta serta muatan di dalamnya dapat menuruni lereng bukit, kereta ini menggunakan konsep gaya gravitasi yang memungkinkan benda berjalan turun apabila berada pada bidang miring. Masyarakat kemudian memanfaatkan dandy wagon untuk mengangkut kuda yang kelelahan. Penemuan dandy wagon telah menyelesaikan masalah keterbatasan tenaga kuda yang sebelumnya dianggap sebagai kendala yang cukup serius pada kereta wagonway.
Pada tahun 1760 perusahaan Coalbrookdale menambahkan pelat besi di atas jalur rel kayu yang sebelumnya telah digunakan sebagai lintasan wagonway. Seiring perkembangannya model jalur kereta api berubah yang sebelumnya tersusun atas kayu dan logam menjadi seluruhnya terdiri dari logam. Hal ini yang memulai era jalur kereta api modern.



0 comments:
Posting Komentar